Harianaiger.com, METRO–Upaya Pemerintah Mendapatkan benih yang unggul dan hasil panen yang melimpah, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Dorang Sektor Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS).
Instruksi Program PM-AAS ini merupakan langkah Kementrian Pertanian Republik Indonesia (Kementan), Andi Amran Sulaiman, dalam memenuhi Swasembada pangan dalam negeri.
Tujuan utama Program ini ialah mendongkrak produktivitas pada padi, memperkuat ketersediaan beras, dan mempercepat swasembada pangan secara nasional.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menargetkan dengan terealisasinya Program ini menargetkan tonase yang di hasilkan lebih dari 10 ton per hektar.
“Targetnya per hektar di atas 10 ton, kalo kemarin di Lampung Tengah Alhamdulillah per hektar dapat 11,44,”ujar Jihan di Poktan Ngudi makmur yosomulyo, Rabu (30/09/2026).
Di kesempatan yang sama Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sangat mendukung adanya program ini. Melihat kondisi lahan di Kota Metro yang tidak terlalu luas, dengan adanya program ini menjadi langkah efisien para petani di Kota Metro.
“Dengan program PM- AAS kami sangat mendukung, apa lagi Pemerintah Kota Metro dengan luasan tanah yang tidak terlalu luas selalu dapat perhatian dari kementerian pertanian,”ujar Bambang
Ia menambahkan, bukan hanya hasil tanam yang maksimal tetapi juga dengan adanya program PM-AAS ini, petani mampu mencukupi dan mensejahterakan keluarganya.
Pemkot metro dalam mensupport adanya program ini ke pada para petani, Pemkot Metro memberikan bantuan berupa 24 unit Alkon kepada para Kelompok Tani di Kota Metro.
“Banyak yang sudah kita lakukan, hari ini 24 Alkon sudah di berikan ke seluruh petani gapoktan seluruh Kota Metro,”kata Bambang