Ambil Langkah Tegas, Pemkot Metro Hentikan Retribusi dan Minta Shopping Center Dikosongkan

METRO–Hariansiger.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengambil langkah tegas terhadap penanganan Shopping Center, dengan memasang spanduk peringatan pemeberentian penarikan retribusi dan pengosongan Shopping Center Metro.

 

Langkah ini di ambil Pemerintah melihat kondisi bangunan yang menua dan mencuatnya Dugaan pungutan liar (pungli) di area Pasar Shopping Center Metro yang mengatas namakan Paguyuban.

 

Kepala dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Metro, Ardah mengatakan, Pemkot bersama Satuan Polisi Pamong praja (Satpol PP) memangsang Spanduk peringatan pemberhentian penarikan retribusi kepada pedagang yang masih aktif di Shopping Center.

“Pada hari ini kita saksikan sama sama, bahwa pemerintah Kota Metro sedang melaksanakan sosialisasi. Terkait kita memberhentikan penarikan jasa umum. Penarikan retribusi salar dan sampah,” ujar Ardah di halaman Shopping Center pada saat pemasangan spanduk peringatan berlangsung, Jum’at (09/10/2026).

 

Ia menambahkan, ini merupakan langkah Pemerintah dalam upaya melakukan perencanaan pembangunan Shopping agar mobilitas perekonomian masyarakat Kota Metro lebih maju.

 

Di tempat yang sama Kasat Satpol PP, Jose Sarmento Piedade, menambahkan pihak nya sempat bersitegang dengan Pedagang Shopping dan paguyuban yang menolak adanya pemasangan bener pengosongan tersebut.

 

“Bersitegang tadi, terutama pedagang pasar Shopping. Biasa lah itu dinamika, jadi kami memaklumi,”ujar Jose.

 

Suasana sempat memanas lantaran pedagang yang menolak adanya pemasangan bener tersebut, dan sempat melepas kembali bener yang sudah di pasang oleh Pemkot.

 

Jose mengatakan, pihak Paguyuban ingin adanya dialog terlebih dahulu antara pemerintah dan pemkot sebelum adanya tindakan pengosongan area Pasar Shopping.

 

“Permintaan mereka sebelum pemasangan ini ada diskusi dulu dengan Pemerintah,”lanjut Jose

 

Pemerintah Kota Metro akan terus melakukan tahapan sesuai prosedur yang berlaku dan akan melakukan dialog bersama pihak Paguyuban yang menolak adanya pemasangan peringatan di area Pasar Shopping Center Metro.(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *