Reses DPRD Kota Metro: Basuki Soroti Keamanan dan Banjir di Pasar Tejoagung

Hariansiger.com,METRO – Anggota DPRD Kota Metro daerah pemilihan Metro Timur Basuki, menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2026 guna menjemput aspirasi masyarakat secara langsung. Jumat, (30 – 01- 2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis legislatif untuk memperkuat hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh pihak eksekutif.

Basuki menjelaskan bahwa reses ini berfungsi sebagai wadah untuk menampung usulan warga yang belum terakomodir dalam Musrenbang, sekaligus memperjuangkan prioritas yang sudah masuk dalam daftar perencanaan.

Menanggapi keluhan warga mengenai genangan air, Basuki menyoroti kondisi Pasar Tejoagung. Ia merencanakan inovasi berupa pembuatan lubang peresapan pada aliran air yang sudah ada.

“Kita akan buat lubang peresapan agar air tidak lagi menggenang di dalam pasar. Ini penting karena perputaran ekonomi di pasar sangat tinggi, jadi pemerintah harus hadir membangun fasilitas yang layak,” ujar Basuki.

Ia juga menambahkan bahwa meski Kota Metro relatif aman dari bencana besar, masalah genangan tetap menjadi prioritas melalui pembangunan drainase dan pengerukan sedimen di berbagai titik.

Salah satu poin krusial yang diserap dalam reses kali ini adalah masalah keamanan di jalur Jembatan Griya Kebun 38 menuju Jalan Gatot Subroto. Minimnya penerangan di wilayah tersebut dilaporkan sering memicu aksi kriminalitas seperti penjambretan.

“Di situ sangat gelap dan rawan kejahatan. Kita akan segera koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak UM Metro. Minimal harus ada lampu tembak agar keamanan mahasiswa dan masyarakat sekitar terayomi,” tegasnya.

Pemangkasan Pohon dan Pengelolaan Sampah selain infrastruktur jalan, warga juga banyak mengeluhkan kondisi pohon-pohon besar yang rimbun dan membahayakan.

Basuki menegaskan bahwa program pemangkasan atau penebangan pohon ini harus dilakukan secara menyeluruh di Kota Metro, tidak hanya terbatas di Kelurahan Iringmulyo.

Terkait masalah kebersihan, Basuki berencana mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

• Target Utama: Pengadaan armada Bentor (Becak Motor) sampah.

• Tujuan: Agar pengangkutan sampah bisa menjangkau gang-gang sempit yang tidak tersentuh truk besar.

Komitmen Realisasi ke OPD Terkait seluruh aspirasi yang terkumpul dalam reses ini akan segera disampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera direalisasikan.

“Semua usulan warga, mulai dari penerangan jalan hingga pemangkasan pohon, akan kami dorong ke OPD terkait agar segera ada tindakan nyata di lapangan,” pungkas Basuki. ( YH )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *